Minding Your Money

Bijaksana Dalam Menggunakan Uang

Penuhi Asupan Nutrisi Ini Untuk Mencegah Kanker Hati

Kanker hati adalah penyakit berbahaya dan mematikan karena sifatnya merusak organ hati yang memiliki peran penting dalam sistem metabolisme pencernaan manusia untuk menetralkan racun melalui proses detoksifikasi. Jika fungsinya terganggu maka tubuh pun akan mengalami hilangnya kemampuan dalam menetralisir racun dan limbah yang masuk ke dalam tubuh.

Nutrisi Untuk Hati

Oleh karena itu supaya hati tetap dapat berfungsi dengan normal diperlukan nutrisi yang mendukungnya antra lain seperti karbohidrat, serat, dan protein. Berikut penjelasan asupan nutrisi yang diperlukan hati sehingga terbebas dari masalah seperti kanker hati.

Karbohidrat

Karbohidrat atau zat pati berasal dari makanan pokok seperti nasi, jagung, sagu, atau singkong yang merupakan bahan dasar zat glukosa (gula) yang diperlukan oleh hati untuk menjalankan tugasnya. Sebab glukosa yang sudah diolah menjadi energi / glikogen di dalam tubuh akan disimpan di dalam hati untuk metabolisme tubuh.

Penderita kanker hati disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang memiliki karbohidrat sederhana misalnya buah. Kondisi ini disebabkan karena buah memiliki kandungan serat, gula, dan nutrisi lain yang berkhasiat. Bukan itu saja, konsumsi buah buahan adalah langkah yang lebih sehat dalam memuaskan keinginan Anda kepada makanan manis dan memperoleh energi dalam waktu singkat yang diperlukan tubuh.

Serat

Jenis makanan yang mengandung tinggi nutrisi dan serat, misalnya pasta, roti gandum, kacang kacangan, biji bijian, sayuran, dan buah buahan yang bisa mendukung Anda melindungi keadaan hati yang lebih sehat. jauhi konsumsi jenis karbohidrat buruk misalnya roti putih, kue, permen dan soda.

Pada umumnya, tubuh tidak bisa menghisap serat. Kandungan ini akan mendukung regulasi gula darah, berkontribusi dalam kesehatan organ lainnya, dan menahan rasa cepat lapar. Serat memiliki dua jenis, yakni serat tidak larut dan serat larut.

  • Serat larut mengurangi jumlah kolesterol darah dan glukosa dalam darah. Anda bisa mendapatkan serat larut di dalam wortel, seledri, mentimun, biji rami, jeruk, apel, lentil, polong-polongan, kacang dan oatmeal.
  • Serat tidak larut pastinya tidak bisa larut di dalam air. Serat ini dapat melewati saluran pencernaan dan tinja menjadi lebih halus. Makanan yang memiliki kandungan serat tidak larut yaitu dedak gandum, barley, dan beras merah.

Protein

Protein dibedakan menjadi dua jenis yaitu nabati dan hewani yang merupakan protein utama untuk tubuh Anda. Ambilah protein tanpa mengandung lemak misalnya ikan (bukan daging merah), kacang kacangan dan daging ayam. Untuk mendapatkan hasil yang baik, makanan lebih baik tidak diolah dengan cara digoreng.

Lihat juga informasi tentang obat herbal kanker hati stadium 4 yang dapat mengobati secara alami tanpa efek samping dan menutrisi hati Anda.

Makanan yang Anda konsumsi bisa merusak kesehatan hati. Mintalah pendapat pada dokter mengenai diet terbaik yang cock dengan keadaan kesehatan Anda. Cara yang paling mudah untuk memperoleh nutrisi lengkap yang diperlukan tubuh Anda aitu dengan mengkonsumsi segala macam makanan harian.

5 Jenis Minyak Goreng yang Baik dan Buruk Bagi Kesehatan

Minyak goreng merupakan salah satu bahan yang digunakan dalam memasak dan memproses suatu masakan, dan tentunya makanan yang dihasilkan dengan cara digoreng merupakan makanan yang menjadi favorit sebagian orang dikarnakan rasanya yang gurih dan garing atau krispy disukai orang orang mulai dari anak anak hingga yang dewasa. Namun sayangnya dibalik rasa yang nikmat dan gurih itu ternyata selain ada manfaat yang baik namun juga memiliki dampak yang kurang baik bagi kesehatan tubuh manusia.

 

Memang tidak semua masakan ataupun makanan yang digoreng memberikan dampak dan hasil yang negatif, tergantung dari bahan/minyak apa yang kita gunakan dalam menggoreng.

5 Jenis Minyak Goreng yang Baik dan Buruk Bagi Kesehatan

Olive oil atau yang dikenal di Indonesia dengan nama minyak zaitun, jenis minyak yang satu ini dipercaya dan telah dibuktikan bahwa minyak zaitun mampu dan sangat berperan dalam menjaga dan melindungi kesehatan organ jantung. Hal ini disebabkan karna mniyak zaitun tidak memiliki kandungan lemak jenuh dan kolesterol jahat (LDL) sehingga mampu menurunkan resiko gangguan penyakit jantung. Biasanya minyak zaitun digunakan sebagai bahan untuk menumis makanan ataupun sebagai bahan tambahan untuk salad.

Canola oil/minyak kanola merupakan salah satu jenis minyak dalam golongan nabati karna terbuat dari biji bunga kanola yang kaya akan kandungan asam lemak tak jenuh serta omega 3. Asam lemak tak jenuh ini dibutuhkan tubuh untuk melawan dan mengatasi kadar kolesterol dalam tubuh yang bisa mengakibatkan serangan jantung ataupun gangguan yang lainnya. Minyak kanola ini bisa anda dapatkan atau beli di pasar modern.

Minyak Kelapa, minyak yang terbuat dari kelapa ini dituding sebagai salah satu pemicu meningkatnya kadar kolesterol dalam darah dikarnakan minyak kelapa mengandung yang namanya lemak jenuh/lemak jahat sehingga sebaiknya untuk tidak terlalu sering menggunakan bahan ini. Namun tak semua minyak kelapa buruk salah satunya adalah VCO (Virgin Coconut Oil) yang dipercaya bisa untuk mengobati dan mengatasi berbagai permasalahan terkait dengan penyakit berat, dan minyak VCO ini bukanlah bahan untuk menggoreng melainkan untuk langsung dikonsumsi sebagai obat alami.

Minyak kelapa sawit, minyak yang dihasilkan oleh tumbuhan kelapa sawit merupakan minyak yang paling banyak dipakai dan digunakan hampir di tiap tiap rumah seluruh masyarakat pada umumnya. Penggunaan secara berlebihan akan memberikan pengaruh yang sangat buruk bagi kesehatan secara keseluruhan mulai dari obesitas, kolesterol tinggi, hipertensi, gangguan jantung, stroke, dikarnakan kolesterol jahat/lemak jenuh bisa mengendap dan menumpuk pada beberapa organ tubuh khususnya pada pembuluh darah.

Minyak Kedelai, kacang kedelai selain bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan maupun minuman ternyata ada produk turunannya yakni minyak kedelai. Didalam minyak kedelai ini mengandung asam lemak tak jenuh dan juga asam lemak essensial yang bisa menambah kadar kolesterol baik dalam tubuh serta menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

Namun pada intinya dan secara keseluruhan semua jenis minyak goreng ini baik jika dipakai dan dikonsumsi tanpa berlebihan, sebaiknya jangan menggunakan minyak goreng yang telah dipakai berulang kali karna dipercaya banyak mengandung zat karsinogen yang merupakan salah satu penyebab penyakit kanker.