Minding Your Money

Bijaksana Dalam Menggunakan Uang

Obat Herbal Kanker Hati Stadium 4 yang Terbukti Mujarab

Obat Herbal Kanker Hati Stadium 4 – Organ hati atau liver adalah organ terbesar di tubuh, dan merupakan bagian dari sistem pencernaan. Organ hati berada di sisi kanan perut, di samping perut, di bawah tulang rusuk, tepat di bawah paru-paru kanan dan diafragma. Diafragma adalah selembar otot yang memisahkan dada dari perut. Organ hati terdiri dari dua bagian yaitu lobus kanan dan kiri. Darah mengalir ke hati dari arteri hepatik dan vena portal. Darah dari arteri hepatik membawa oksigen, sementara darah dari pembuluh darah portal membawa nutrisi dan produk limbah atau racun.

Penyakit Kanker Hati
Waspada Kanker Hati

Organ hati melakukan beberapa fungsi penting termasuk:
• Memproduksi empedu untuk membantu melarutkan lemak sehingga mudah dicerna.
• Menyimpan dan melepaskan glukosa sesuai kebutuhan.
• Menyimpan nutrisi.
• Membuat protein yang dibutuhkan untuk keseimbangan cairan dan pembuatan protein.
• Untuk membantu mencegah darah menggumpal.
• Memecah zat, seperti alkohol dan narkoba, dan menyingkirkan produk limbah.

Tidak seperti organ dalam lainnya, organ hati biasanya bisa memperbaiki dirinya sendiri jika terluka dan bisa terus berfungsi meski hanya sebagian kecil saja yang bekerja. Setelah operasi atau luka, hati yang sehat bisa tumbuh kembali ke ukuran normal dalam 6 hingga 8 minggu.
Kanker hati adalah pertumbuhan sel-sel yang tidak normal pada organ hati. Ada tiga jenis kanker hati,, diantaranya:
• Hepatocellular carcinoma (HCC) – dimulai di hepatosit, tipe sel utama di organ hati. HCC, juga disebut hepatoma, adalah jenis kanker hati primer yang paling umum.
• Cholangiocarcinoma – dimulai di sel-sel yang melapisi saluran empedu, yang menghubungkan organ hati ke usus dan kantung empedu. Jenis kanker hati ini juga disebut sebagai kanker saluran empedu.
• Angiosarcoma – jenis kanker hati yang jarang dimulai di pembuluh darah. Biasanya terjadi pada orangyang telah berusia di atas 70 tahun.

Penyebab Kanker Hati

Pada kebanyakan kasus, kanker hati berhubungan dengan infeksi jangka panjang atau kronis yang disebabkan oleh virus hepatitis B atau C. Penyebab lain kanker hati tidak selalu diketahui, namun beberapa faktor dapat meningkatkan risiko kanker hati, seperti:
• Jaringan parut hati (sirosis hati) – yang dapat disebabkan oleh hepatitis B atau C, alkohol, penyakit hati berlemak, atau kelainan genetik seperti kelebihan zat besi (hemokromatosis) atau alpha-1 defisiensi antitripsin dan diabetes tipe 2
• Terlalu banyak minum alkohol
• Makan makanan berlemak tinggi dan / atau kelebihan berat badan atau obesitas
• Kebiasaan merokok
• Paparan zat kimia atau zat tertentu seperti aflatoksin atau vinil klorida

Gejala Kanker Hati

Kanker hati pada tahap awal cenderung tidak menyebabkan gejal, namun kanker yang terus bertumbuh hingga pada tahap yang lebih maju, gejala semakin terlihat. Gejala pada kanker hati meliputi:
• Kelemahan dan kelelahan yang terjadi secara terus menerus.
• Nyeri di sisi kanan atas perut, atau di bahu kanan.
• Nyeri atau sakit perut yang parah.
• Kehilangan nafsu makan dan merasa sakit atau mual yang menyebabkan muntah.
• Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.
• Menguningnya kulit dan mata atau yang sering disebut sebagai penyakit kuning.
• Tinja berwarna pucat.
• Pembengkakan pada perut (asites).
• Demam.

Diagnosis Kanker Hati

Kanker hati didiagnosis dengan menggunakan beberapa tes, termasuk tes darah, scan dan pemeriksaan jaringan atau biopsi. Jika tes menunjukkan bahwa seseorang memiliki kanker hati, dokter spesialis akan mencari tau sejauh mana penyebarannya. Berikut beberapa tes yang dapat dilakukan, diantaranya:

• Tes darah
Tes darah dilakukan untuk memeriksa seberapa baik fungsi hati, memeriksa jumlah protein, dan memeriksa apakah ada virus hepatitis di dalam darah.
• Ultrasound (USG)
USG adalah pemindaian yang paling umum digunakan untuk mencari kanker hati. Prosedur ini sering digunakan untuk memantau penderita sirosis. Pemindaian ini menggunakan gelombang suara untuk membuat gambar organ. prosedur ini digunakan untuk menunjukkan apakah kanker hadir dan seberapa besar kanker itu. Sebuah komputer digunakan untuk mengubah gelombang suara menjadi gambar. USG tidak menimbulkan rasa sakit, dan biasanya membutuhkan waktu 15-20 menit. Jika benjolan padat ditemukan, pemindaian akan membantu menunjukkan apakah itu kanker. Tumor non-kanker (jinak) di hati juga dapat ditemukan saat ultrasound yang terjadi pada sekitar 4 dari 10 orang.
• CT scan
Pemindaian CT (komputerisasi tomografi) scan menggunakan sinar x-ray untuk mengambil banyak gambar bagian dalam tubuh dan kemudian menyusunnya menjadi satu gambar penampang melintang yang terperinci. Sebagai bagian dari prosedur, pewarna (disebut kontras) akan disuntikkan ke salah satu pembuluh darah. Kontras bergerak melalui aliran darah dan muncul di daerah yang tidak normal.
• MRI scan
Pemindaian MRI (magnetic resonance imaging) menggunakan gelombang magnetik untuk membuat gambar penampang melintang organ yang terperinci di tubuh. Prosedur ini dapat menunjukkan tingkat tumor dan apakah itu mempengaruhi pembuluh darah utama di sekitar organ hati.
• Biopsi
Biopsi adalah mengambil sampel jaringan untuk dilakukan pemeriksaan di bawah mikroskop di laboratorium. Prosedur ini tidak selalu diperlukan untuk kanker hati, karena diagnosis dapat dilakukan dengan pemeriksaan dan tes darah. Jika seseorang akan menjalani operasi atau transplantasi, maka ia tidak memerlukan biopsi. Biopsi dapat digunakan dalam situasi berikut:
 Untuk orang-orang tanpa sirosis hati, atau untuk orang yang memiliki sirosis namun memiliki hasil tes yang tidak meyakinkan atau abnormal.
 Sebelum operasi atau perawatan lainnya, jika ada ketidakpastian tentang diagnosis.
• Uji ICG
Tes indocyanine green (ICG) dapat dilakukan untuk orang-orang yang memiliki kanker hati dan sirosis. Tes ini membantu ahli bedah menilai seberapa baik hati bekerja dan menentukan apakah operasi adalah pilihan pengobatan.

Mengobati Kanker Hati Dengan Obat Herbal Kanker Hati Stadium 4 K-Muricata & Amazon Plus

Pengobatan kanker hati biasanya dilakukan dengan pembedahan, terapi radiasi atau dengan kemoterapi, namun pengobatan tersebut dapat memberikan efek samping bagi penderitanya. Untuk mendapatkan pengobatan yang lebih aman dan tidak menyebabkan efek samping, maka kami menyarankan untuk menggunakan obat herbal kanker hati stadium 4 yang terdiri dari K-Muricata dan Amazon Plus. Kedua obat herbal ini menggunakan bahan-bahan alami berkulaitas, yang telah terbukti dapat mencegah dan menghancurkan sel-sel kanker, sehingga dapat memberikan pengobatan yang lebih optimal.

K-Muricata

Obat Herbal Kanker Hati Stadium 4
K-Muricata Obat Kanker Hati Alami

Di dalam obat herbal kanker hati stadium 4 K-Muricata terdapat senyawa Acetogenins yang mampu menghentikan pertumbuhan dan penyebaran sel-sel kanker, sehingga sangat efektif dalam menumpas sel-sel kanker. Acetogenins adalah senyawa yang terdapat pada daun sirsak yang sudah sejak lama terkenal sebagai senyawa anti kanker terbaik di dunia.

Amazon Plus

Obat Herbal Kanker Hati Stadium 4
Amazon Plus Obat Alami Kanker Hati

Amazon Plus adalah obat herbal kanker hati stadium 4 yang mengandung Vitamin C dan asam alegic yang berasal dari buah Acai berry, yang dapat bermanfaat dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga dapat menekan pertumbuhan sel-sel kanker dan menghambat jalur makanan bagi sel sel kanke. Dimana hal ini kemudian dapat menyebabkan kematian bagi sel sel kanker itu sendiri.

Sumber: http://bliherbal.com/obat-herbal-kanker-hati/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *